Oleh: Ns. Sarwinanti, M.Kep., Sp., Kep.Mat
(Dosen Prodi Ilmu Keperawatan Stikes a�?Aisyiyah Yogyakarta)

Setiap perempuan akan merasa takut, khawatir dan cemas apabila mendengar kata a�?Menoupousea�?. Mayoritas perempuan akan mengatakan a�?tidak untuk menoupousea��. Tetapi mau tidak mau dan suka tidak suka kita sebagai perempuan akan sampai pada periode tersebut karena menoupouse merupakan siklus kehidupan perempuan. Ada yang bertanya dan ada nada protes a�? kenapa menoupouse hanya terjadi pada perempuan?a�?. Kita tidak sepantasnya protes pada sang Khalik, karena sebagai perempuan sudah ditakdirkan oleh Allah untuk menjalankan fungsi reproduksi dan menoupouse merupakan akhir masa reproduksi. Meskipun akhir masa reproduksi tersebut bukan merupakan akhir dari segalanya. Pada sebagian perempuan apabila memasuki usia menoupouse merasa sudah tidak berguna, merasa sudah tidak dapat beraktualisasi, merasa tidak dibutuhkan oleh pasangan/suami sehingga khawatir kalau suami mencari perempuan yang lebih muda dan lain-lain. Kekhawatiran-kekhawatiran tersebut normal dan wajar sebagai seorang perempuan, namun tidak dibenarkan dan tidak tepat. Bagaimana agar perempuan tetap optimal di usia menoupouse?

Menoupouse merupakan suatu kondisi dimana proses fisiologis haid telah berakhir karena secara hormonal usia tersebut mengalami penurunan. Dengan penurunan kadar hormon pada perempuan akan menimbulkan gejala-gejala yang tidak normal pada usia menoupouse. Kapan datangnya menoupouse tersebut? Beberapa sumber menuliskan bahwa pada usia 45 tahun gejala menoupouse sudah terasa. Diagnosis menopause dibuat setelah perempuan mengalami amenorhoe/tidak haid sekurang-kurangnya satu tahun. Berhentinya haid dapat didahului oleh siklus haid yang lebih panjang, dengan perdarahan yang berkurang. Umum waktu terjadinya menopause dipengaruhi oleh keturunan, kesehatan umum, dan pola kehidupan. Ada kecenderungan dewasa ini untuk terjadinya menopause pada umur yang lebih tua.
Menopause juga ada hubungan dengan menarche (menstruasi pertama kali). Semakin dini usia menarche terjadi maka makin lambat usia menopausenya dan sebaliknya makin lambat usia menarche terjadi maka makin cepat usia menopausenya terjadi. Pada saat ini di negara berkembang (Indonesia) terlihat bahwa usia menarche makin dini terjadi dan menopause makin lambat terjadi, sehingga masa reproduksi perempuan menjadi lebih panjang. Meskipun demikian di negara-negara maju rupanya menarche tidak bergeser lagi ke umur yang lebih muda.

Tanda dan gejala menoupouse

Pada periode pramenopause (usia 45 tahun-50 tahun) akan timbul gejala antara lain haid yang tidak teratur, kadang darah banyak dan berwarna hitam. Gangguan neurovegetatif yang mencakupA�gejolak panas (hot flushes),A�keringat malam yang banyak, rasa kedinginan,A�sakit kepala, tekanan darah yang tidak stabil, berdebar-debar dan sesak nafas. Gangguan psikis yang dirasakan antara lain sering mudah tersinggung, depresi, cepat lelah, kurang bersemangat dan insomnia atau sulit tidur.

Upaya agar tetap sehat dan produktif
Gejala-gejala tersebut dapat diminimalkan dengan beberapa upaya, antara lain:
1. Melakukan kegiatan olah raga seperti jalan kaki, senam aerobik maupun lansia dan jogging. Kegiatan olah raga ini akan mempengaruhi sistem peredaran darah dan kerja jantung, sehingga gejala-gejala yang umum terjadi pada usia menoupouse tidak begitu dirasakan.
2. Mengkonsumsi makanan yang sehat, bergizi dan halal. Makanan yang dikonsumsi harus banyak mengandung fitoestrogen antara lain: tempe, tahu, susu kedelai, pepaya dan sayuran kacang-kacangan. Makanan yang banyak mengandung fitoestrogen akan dapat menyeimbangkan kadar hormon estrogen yang sudah mengalami penurunan.
3. Berpikir positif dan tidak paranoid/ mudah curiga, dengan berfikir positif akan menumbuhkan energi yang luar biasa dalam tubuh kita, sehingga akan berpengaruh pada kerja jantung dan pembuluh darah di usia menoupouse.
4. Sering bersilaturahmi dengan tetangga dan saudara, dengan silaturahmi akan menambah rejeki dan kenikmatan hidup sehingga di usia menoupouse akan merasa gembira dan senang.

Marilah kita berupaya agar tetap sehat dan produktif di usia menoupouse.